Daerah- daerah yang cerah dengan matahari penuh tinggi atap kandang sebaiknya antara 3,6 - 4,2 m. Ketinggian tersebut sudah cukup untuk membatasi Kandang freestall baik loose housing untuk sapi yang berproduksi tinggi karena sapi dapat selalu bergerak bebas yang menjaga kesehatan tulang dan mencegah kelumpuhan pada sapi (Anderson,2008
Atapkandang ternak modern bisa dibuat ukuran 170 cm dari lantai dasar atau anda sesuaikan sendiri supaya gerak ternak lebih leluasa dan tidak berdesakan antara satu dengan yang lain. Untuk kambing jenis boer pastikan material dan bahan kandang yang bagus, sebab kambing boer ini punya berat badan yang berbeda dengan kambing biasa.
Kandangdibagi menjadi beberapa bagian sesuai fungsinya, yaitu: a) Kandang induk/utama, tempat domba digemukkan. Satu ekor domba membutuhkan luas kandang 1 x 1 m. b) Kandang induk dan anaknya, tempat induk yang sedang menyusui anaknya selama 3 bulan. Seekor induk domba memerlukan luas 1,5 x 1 m dan anak domba memerlukan luas 0,75 x 1 m.
Kandangyang baik tidak harus dari bahan-bahan yang mahal. Penggunaan bahan-bahan lokal bisa mengurangi biaya pembuatan kandang. Bahan yang dapat digunakan untuk membuat dinding dan lantai adalah bambu dan kayu, sementara untuk atap kandang menggunakan daun kelapa, welit (jerami kering), atau genting.
Itulahsedikit ulasan tentang ciri ciri kambing yang bagus serta beberapa trik agar tidak tertipu saat membeli kambing. Semoga bermanfaat Kandang kami memakai atap yang diselang seling antara atap asbes dengan ditambah sedikit saja atap fiber bening agar pencahayaan dalam kandang bisa jelas dan terang di siang hari, dinding bagian luar
Berikutbeberapa kriteria kandang kambing yang ideal dan sehat: Mampu menampung Jumlah kambing yang ada, idealnya 1 ekor kambing menampati 1,5 meter x 1,5 meter. Kandang terbuat dari bahan yang kuat, dan memiliki atap yang menahan bocor dan panas. Desain kandang kambing memudahkan dalam melakukan pembersihan kotoran Desain kandang membuat
Janganguna terlalu banyak kayu. Seorang penternak telah menghabiskan RM 80,000 untuk membuat kandang, sedangkan kambingnya hanyalah 50 ekor. Dia menggunakan kayu basah iaitu kayu hutan yang dibelah. Keluasan untuk seekor kambing hanya 4'X2' biasanya dengan keluasan 10'X10 dapat memuatkan 15 ekor kambing. Berikut adalah harga semasa kayu
HUBUNGIKAMI ☎ WA 0812 2782 5310 Harga Pintu Pagar Stainless Teras, Boyolali 57372 HUBUNGI KAMI ☎ WA 0812 2782 5310 Harga Pintu Pagar Stainless Teras, Boyolali 57372 ~ ☎ WA 0812 2782 5310 Pintu Modern Andong, Boyolali 57384 ☎ WA 0812 2782 5310 Merk Rangka Baja Terbaik Sambi, Boyolali 57376 ☎ WA 0812 2782
Kandangdengan monitor. Berbagai macam jenis atap yang sering dipakai untuk kandang adalah genteng, rumbia/kayu, asbes (campuran fiber semen dan pulp), seng warna, galvalum/spandek (galvanis aluminium), PVC berongga (PVC Twinwall). Genteng adalah atap yang terbuat dari tanah liat, cukup baik dibandingkan bahan baku lainya.
Bahanatap yang digunakan adalah jenis Rock Bull yang mampu mengendap panas dan meredam kebisingan, sehingga sapi-sapi akan tetap merasa nyaman di dalam kandang. Menurut Irfan, berinvestasi pembangunan kandang akan sangat penting dilakukan di awal pembangunan dengan cara membuat kandang yang sesuai aturan dan memiliki ventilasi udara yang cukup.
BeritaPeternakan - Kehadiran kandang kambing modern menggunakan baja ringat dianggap menggantikan posisi kayu yang sudah sejak lama dimanfaatkan.
Sebagaimanayang dikemukakan oleh Smith dan Mangkuwidjojo (1988), suhu rektal kambing pada kondisi normal adalah 38,5 -400C dengan rataan 39,40C atau antara 38,5 dan 39,70C dengan rataan 39,10C (Anderson, 1970). Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme termoregulasi dapat berjalan dengan baik. Kambing yang dipelihara pada kandang tanpa naungan atap
Adapunbahan yang dapat digunakan untuk membuat atap kandang kambing adalah sebagai berikut: Daun rumbia dan alang-alang. Atap kandang dari rumbia atau alang-alang mempunyai risiko yang amat tinggi, yaitu mudah terbakar, mudah rusak, tidak tahan lama, dan sering kali bocor sehingga sangat membahayakan ternak yang dipelihara. Yang baik dan
sr3Yd. Industri peternakan telah berkembang secara pesat di Indonesia. Pertumbuhan yang cepat ini merupakan dampak dari meningkatnya permintaan produk ternak baik itu dari individu ataupun perusahaan, selain itu besarnya arus globalisasi juga membuka peluang usaha peternakan untuk merambah pasar internasional. Meningkatnya industri peternakan juga harus diimbangi dengan fasilitas pemeliharaan yang bagus untuk memaksimalkan produksi ternak. Salah satu fasilitas yang penting bagi ternak yaitu kandang, kandang merupakan rumah bagi ternak. Salah satu bagian kandang yang sangat berpengaruh terhadap kenyamanan ternak yaitu atap. Terdapat berbagai model atap namun terdapat 4 model atap yang umum digunakan untuk kandang ternak. Disini kami akan membahas bagaimana peternak dapat memilih model atap terbaik untuk kandang sesuai kebutuhan Apa Itu AtapAtap merupakan penutup dari sebuah kandang yang letaknya berada diatas kandang untuk melindungi bagian yang berada dibawahnya. Dalam pembuatan atap kandang bahan dan model atap berpengaruh besar terhadap produktivitas ternak, karena atap merupakan salah satu komponen untuk mengendalikan pengaruh dari lingkungan kandang terutama kondisi panas, hujan, dan juga cuaca ekstrim. Penggunaan atap pada peternakan disesuaikan dengan jenis ternak, kondisi lingkungan, dan ketinggian tempat. Karena cuaca di Indonesia cenderung panas atap yang biasa digunakan berupa atap monitor atau semi monitor dengan bahan atap bervariasi seperti genteng, asbes, dan rumbia. Nyaman atau tidaknya ternak dipengaruhi oleh atap yang bagus secara fungsional. Dengan ternak yang nyaman produktivitasnya akan meningkat dan keuntungan pun meningkat. Dalam memilih model atap perlu diperhatikan beberapa faktor yaitu1. Kondisi Lingkungan/IklimFaktor utama yang mempengaruhi pemilihan model atap yaitu kondisi lingkungan terutama suhu, kelembaban, dan ketinggian lokasi kandang. Kelembaban berkaitan dengan presentase air pada udara di sekitar lingkungan. Kelembaban yang tinggi dapat menyebabkan munculnya bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan infeksi atau sakit pada hewan. Selain itu, kelembaban yang terlalu tinggi juga membuat ternak kesulitan untuk menyalurkan panas dari tubuh ke lingkungan, hal ini dapat menimbulkan stres pada ternak dan menurunkan produktivitas merupakan ukuran yang menunjukan panas atau dinginnya suatu lingkungan. Suhu yang terlalu tinggi membuat ternak menurun produktivitasnya karena energi yang seharusnya digunakan untuk produksi telur, susu, atau daging digunakan untuk termoregulasi ternak. Pengaruh suhu yang ekstrim dapat terlihat jelas pada beberapa ternak seperti sapi perah, ayam broiler, ataupun ayam layer. Ketinggian tempat juga mempengaruhi pemilihan model atap. Tempat yang lebih tinggi biasanya memiliki suhu relatif lebih rendah dan kelembaban yang tinggi, begitu juga sebaliknya pada daerah rendah biasanya memiliki suhu relatif tinggi dengan kelembaban rendah. Biasanya kandang yang dibangun di lingkungan tinggi seperti pegunungan memiliki model atap lebih tertutup dan jarang terdapat ventilasi untuk menahan panas di dalam kandang. Hal ini bertujuan supaya ternak tidak mengalami kedinginan. Begitu juga sebaliknya kandang yang berada di dataran rendah biasanya memiliki model atap lebih terbuka dan terdapat banyak ventilasi untuk mengalirkan udara panas di dalam kandang. 2. Jenis Hewan TernakSetiap hewan ternak membutuhkan jenis atap yang berbeda, seperti pada hewan yang memiliki ukuran besar cenderung membutuhkan model atap lebih terbuka. Hal ini karena hewan membutuhkan ventilasi atau aliran udara yang lebih tinggi. Contoh nyata yang dapat dilihat yaitu pada peternakan sapi biasanya mereka memiliki model atap lebih terbuka seperti atap monitor untuk mempermudah sirkulasi udara, sedangkan pada peternakan kambing ataupun domba menggunakan atap yang lebih Biya Pembuatan AtapAtap memiliki struktur kerangka untuk menopang bahan yang digunakan untuk menutupi kandang. Semakin rumit sebuah model atap semakin tinggi pula biaya untuk membuatnya. Selain itu pemilihan bahan juga perlu diperhatikan sesuai kebutuhan, seperti atap berbahan genteng lebih mahal dibanding atap berbahan asbes. Namun, bukan hanya biaya pembuatan atap yang perlu diperhatikan, peternak juga harus mempertimbangkan biaya perawatan atap untuk memastikan bahwa atap dapat berfungsi dengan baik selama BahanBahan untuk pembuatan atap kandang terdiri atas berbagai jenis mulai dari genteng, rumbia, asbes, seng, dan galvanum. Pemilihan bahan didasarkan pada kemampuannya menahan ataupun menghantarkan panas. Setiap bahan atap memiliki kemampuan tersendiri dalam melindungi ternak dari radiasi panas matahari. Bahan yang paling menahan panas dari luar secara urut yaitu atap rumbia, genteng, asbes, galvanum dan seng. Kemampuan atap genteng menahan panas membuat bagian dalam kandang tidak terlalu panas membuatnya sering dipilih untuk kandang ternak. Atap model seng tidak direkomendasikan jika suhu udara terlalu tinggi karena hal tersebut akan membuat ternak mengalami stres panas. B. Model Atap Untuk Kandang TernakTerdapat berbagai model atap untuk kandang ternak, namun disini kami akan membahas 4 model atap yang umum digunakan. Faktor utama dalam pemilihan model atap yaitu kondisi lingkungan. Hal ini karena ternak sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan seperti suhu dan kelembaban. Keempat jenis atap tersebut ialah1. Atap ShadeAtap Shade merupakan atap yang terdiri hanya satu bidang atap diatas kandang dengan kemiringan sekitar 25 derajat. Kemiringan atap disesuaikan sesuai kebutuhan peternak. Atap yang terlalu datar terkadang tidak mengalirkan air hujan dengan baik dan cahaya matahari sulit masuk. Atap dengan bentuk ini akan membuat sinar matahari masuk dengan mudah yang akan menyebabkan kondisi kandang menjadi cepat kering. Dalam membuat kandang dengan atap seperti ini arah kandang sangat penting, biasanya arah kandang dibuat menghadap ke selatan ataupun utara supaya tidak terkena cahaya matahari langsung dan menghindari panas yang terik saat siang hari. Kandang dapat juga dibuat menghadap ke timur supaya ternak mendapat cahaya matahari saat pagi hari. Saat pembuatan atap yang menghadap ke timur bagian belakang harus diberi dinding atau terpal karena cuaca pada siang dan sore hari cukup terik dan tidak terlalu bagus bagi ternak. Kandang dengan atap shade cocok digunakan untuk dataran tinggi karena cuacanya tidak terlalu panas, dan mampu menahan panas supaya tidak keluar kandang. Keunggulan atap model ini yaitu Simpel dan mudah perbaikan dan maintenance yang mudah dan pembuatan yang kekurangan atap jenis ini yaitu Kurang cocok untuk dataran rendah, hal ini karena ventilasi diatas atap kurang yang harus diperhatikan jika, penempatan buruk kandang tidak dapat memberikan manfaat pada ternak, model atap ini juga tidak dianjurkan menghadap ke barat karena sinar matahari saat siang dan sore hari cukup panas dan kurang baik untuk sumber listrik yang lebih tinggi, karena tidak ada pencahayaan dari atas Atap Monitor Atap monitor memiliki dua buah komponen atap dengan satu komponen lebih tinggi daripada komponen lainnya dan juga terpisah dari atap utama. Atap monitor cocok digunakan pada dataran rendah di indonesia yang memiliki suhu cenderung panas. Atap monitor biasanya digunakan untuk ternak ayam petelur, sapi, kambing, dll. Atap monitor memiliki beberapa keunggulan sepertiVentilasi dan sirkulasi udara pada kandang yang pencahayaan baik pada bagian tengah kandang sehingga mampu menghemat atap paling cocok untuk ternak di daerah dataran rendah dan daerah dengan suhu menurunkan suhu kandang dengan lebih nyaman karena udara lebih segar dan kandang lebih dingin. Meskipun memiliki banyak keunggulan atap monitor juga memiliki kekurangan yaituBiaya pembuatan serta perawatan atap yang tukang yang ahli saat proses pembangunan karena memiliki rancangan malam hari akan menyebabkan kondisi kandang yang dingin dikarenakan tidak adanya cahaya matahari serta saat malam hari ternak cenderung diam yang akan menarik udara dingin kedalam hujan deras air dapat masuk kedalam kandang jika konstruksi atap kurang atas atap sering digunakan untuk sarang Atap GableMerupakan atap dengan dua bidang atap yang membentuk segitiga sama sisi. Atap gable sangat sering dijumpai pada rumah-rumah di Indonesia. Atap dengan bentuk segitiga ini memiliki bagian ruang kosong dibagian atas yang dapat menyimpan panas. Atap gable cocok digunakan untuk ternak yang berada pada dataran tinggi karena mampu menahan panas supaya tidak keluar dari kandang sehingga ternak akan tetap hangat. Atap gable dapat digunakan untuk ternak kambing, sapi, ayam pedaging, dll. Atap gable memiliki beberapa keunggulan yaitu Tidak membentuk genangan air karena bentuknya segitiga dan tidak mudah kotor. Biaya pembuatan dan perawatan relatif dibuat karena desainnya sederhana. Kekurangan atap gable yaituPencahayaan kurang bagus pada bagian tengah udara yang kurang bagus dari bagian atap roboh karena cuaca ekstrim dan angin jika konstruksi kurang bagus sehingga pada daerah berangin kencang atap ini tidak Atap Semi MonitorAtap semi monitor merupakan kombinasi atara model atap terbuka dan atap tertutup. Sesuai namanya semi monitor, merupakan atap dengan bentuk seperti atap monitor tapi hanya memiliki satu bagian ventilasi dapat juga disebut setengah monitor. Karena hanya terdapat satu bagian ventilasi untuk arahnya dapat disesusuaikan sesuai dengan kebutuhan. Atap semi monitor dapat di arahkan ke timur untuk mendapatkan sinar matahari pagi dan tidak terkena panas pada siang dan sore hari. Atap semi monitor cocok digunakan pada dataran rendah dan biasanya digunakan untuk ayam atap semi monitor yaitu Sirkulasi udara dan pencahayaan lebih baik dibanding atap gable dan shade, tetapi masih kalah dengan atap pembuatan lebih murah dan mudah dibanding atap menurunkan suhu kandang dengan atap semi monitor yaituArah kandang harus disesuaikan karena hanya ada satu bagian ventilasi dan pencahayaan, jika arah buruk maka atap tidak dapat berfungsi dengan ventilasi dapat digunakan untuk sarang hujan dapat masuk jika konstruksi KesimpulanDalam membangun kandang setiap peternak harus memperhatikan model atap yang digunakan dengan memperhatikan jenis ternak, kondisi lingkungan, dan ketersediaan modal. Pemilihan model atap sangat penting untuk menjaga kenyamanan hewan ternak. Setiap model memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, model semi monitor dan monitor merupakan model atap yang paling cocok digunakan untuk kandang di daerah dataran rendah dan model atap gable dan shade merupakan model atap yang paling cocok digunakan pada dataran tinggi. Namun, hal yang paling penting dalam pemilihan model atap yaitu melakukan riset dan analisis secara menyeluruh, jika anda membutuhkan lebih banyak informasi anda dapat bertanya pada orang yang lebih profesional disekitar anda dan dapat membaca jurnal atau informasi dari berbagai sumber. Terimakasih semoga bermanfaat.
atap kandang kambing yang bagus